Posted by: femtinew on: November 9, 2008
grup aku dah mulai meninjau situasi rs salah satunya diBudi Kemuliaan sungguh enak juga yah kalo kita diterima baik… suster yang menerima kita baik-baik dan kita juga dah bertemu dengan manajemennya wah mereka welcome banget dengan kedatangan kita.. dan sambutan dari mereka baik banget apalagi para manajernya setelah kita menerangkan maksud dan tujuan kita kesana ternyata mereka lebih antusias karena dengan adanya kita residensi di sana ada masukan bagi manajemen untuk lebih memahami apa permasalahan yang ada disana namun belum terpecahkan bagi mereka…
setelah kami melakukan riset di RSBK say dan teman saya pun mencoba melakukan riset lagi di RS internasional bintaro.. kebetulan salah satu anggota kelompok kami ada yang kenal baik dengan salah satu staf disana, staf dari RSIB pun menerima kami dengan baik ketika kami mengtarakan keingnanan kami tuk melakukan riset di RSIB… maksud saya pun sebenarnya ingin melakukan perbandingan manajemen yang mengandalkan sisi kemanusiaan maybe lebih bersifat non profit karena RS BK labih banyak menangani pasien GAKIN dan RSIB yang berorientasi pada segi profit…
ketika kami datang kesana kami melihat tekniologi yang sudah dilakukan benar-benar sudah bagus dan benar-benar patient focus banget.. jadi kami punya ide gimana kalo sekalian kami melakukakn tugas SIM disana tuk melihat sistem infomasi manajemen yang sudah dilaksanakan disana namun sayang keinginan kami ditolak oleh pihak mereka..
kemudian pada hari yang sama suatu kecelakaan menimpa keluarga saya, kakak saya mengalami kecelakaan dan dirawat di RS X yang bertempat di Jak-sel selama 2 hari saya menunggui kakak saya tidur dirumah sakit tsb. dalam benak saya timbul pikiran wah ini hal yang bagus tuk melihat kinerja dari petugas diRS tersebut. sungguh saya menyayangkan pelayanan yang diberikan oleh Rs tersebut saya merasakan banget kekecewaan yang mendalam padahal RS X tersebut sudah mendapatkan strandarisasi ISO 9000: dan yang saya dengar sudah menerapkan kriteria Malcolm Baldrige dalam mengukur kinerja organisasi mereka… saya jadi menganalisa sendiri padahal kan dalam kriteria malcolm ada kategori focus patient yang mengukur kepuasan pasien dan keluarga pasien…jadi tanda tanya yang amat besar dalam benak saya.. kemudian keesok harinya saya coba melakukan pendekatan ke perawat yang melayani kakak saya.. kebetulan salah satu teman kuliah saya bekerja sbagai staf pengajar disana… dan saya pun berterima kasih kepada teman saya tsb yang sudah meluangkan waktu tuk menjenguk kakak saya.. sungguh terjadi kejadian yang saya jadi bingung dimana pelayanan yang mereka berikan tadinya sangat mengecewakan kok jadi berubah 360′ dimana perawatnya jadi baik kepada keluarga saya… dan saya menyempatkan waktu melakukan brainstroming pada perawat disana.. benar juga pak pri unek-unek dari perawat disana keluar juga dan benar kita jadi ember tuk jadi luapan muntahan mereka.. trenyata bagaimana mereka tidak dinilai kerja dengan baik oleh pasien apabila pembagian tugas tuk perawatnya tidak jelas… perawat harus bisa bertidak sebagai perawat yang melayani pasien, kemudian menjadi petugas administrasi ketika pasien pulang, mereka juga menjadi kurir tuk ambil obat dari farmasi kepasien dan ketika mereka jaga hanya 6 orang yang bertugas padahal seluruh kamar terisi penuh… sungguh akhirnya saya menyadari tugas mereka sangat berat… mereka ditugaskan tuk memberikan pelayanan yang sebaik mungkin agar pasien merasakan nyaman ketika berobat disana namun disatu sisi tuga s yang mereka laksanakan sangat berat dan mereka juga dijadikan bemper bagi manajemen apabila ada keluhan dari pasien… dan ketika saya tanya apakah hal ini sudah dilontarkan kepada m,anajemen agar job perawat diatur sedemikian baik agar palyanan tidak terganggu namun manajemen katanya hanya angkat tangan…
sungguh hal yang sangat memprihatinkan bagi saya… bagaimana RS dinilai baik kalo manajemennya bersifat masa bodoh… mungkin ini tugas bagi kita tuk melakukan diskusi mencari penyelesaian akan semua masalah yang ada di RS agar pelayanan RS di negara kita maju dan dapat menarik pasien agar mau berobat didalam negri kembali
wassalam
femtine
Posted by: femtinew on: September 17, 2008
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!